.quickedit{ display:none; }

August 29, 2014

[FANFICTION EXO/BAEKSOO] Fall .

Genre: Friendship, Fluffy
Cast: Baekhyun as himself, D.O as Kyungsoo, Chanyeol as himself. The other artists as the cameos.
Rating: PG15.
Summary: Aku bukanlah sampah yang setiap waktu harus dibuang. Tapi jika seorang makhluk gila tiba-tiba terjatuh karenaku, apakah dia mengalami hal yang sama denganku?


Fall .



Ujian masuk universitas tidak lama lagi. Baekhyun dan Kyungsoo tak henti-hentinya mengucapkan kalimat itu yang mampu membuat mereka harus terjun dari atap gedung sekolah. Bukannya mereka benci dengan ujian, namun ada satu sosok yang selalu mengacaukan mereka. Sosok itu bukanlah hantu yang cengar-cengir mencari mangsa ataupun siswa nakal yang kerjanya hanya keluar-masuk ruangan konseling, dan bahkan bukan siswi yang tergila-gila akan paras kedua siswa tersebut.

"Hei, aku rasa kita tidak usah kuliah di sana. Kau tahu kan, aku tak mau berurusan dengan senior gila macam dia lagi", Kyungsoo mencoba mengalihkan perhatian Baekhyun saat ia membaca selembar brosur tentang universitas yang ingin dia hindari.

"Tapi mau dimana lagi, Kyungsoo? Inilah salah satu cara agar label 'pembuangan' yang kita miliki selama tiga tahun bisa terlepas. Semua orang tahu kalau universitas itu selalu melakukan tes lebih dahulu dari yang lain dan ya jika kau tidak lulus, universitas yang lain masih ada dan jika kau lebih memilih menolak untuk melakukan ujian di sana, label kita itu bisa diukir di nisan.", jelas Baekhyun sekali-kali menikmati soda yang dibawanya.

"Kamu serius mau mengikuti ujian di sana? Apa tidak takut kena serangan yang lebih parah dari tiga tahun yang lalu? Mengingat kejadian itu rasanya seperti membaca fiksi yang sangatlah tidak masuk akal"

"Apa yang harus aku takutkan? Aku pun yang pernah jadi korbannya tidak merasa terganggu. Lagipula dia melakukan itu hanya untuk kesenangan sesaat, kan? Kyungsoo, dengar. Aku tak ingin kau terlalu berlebihan menyikapinya. Hidup dibawa santai saja. Dan DO KYUNGSOO TATAPANMU ITUㅡHENTIKAN", heboh Baekhyun sembari berlari ke kelas untuk meninggalkan Kyungsoo.



Blog bagaikan rumah ketiga untuk Baekhyun, setelah kamar tidur dan kamar mandi sekolahnya. Setiap hari, ia menuliskan hal-hal yang dia alami seharian, entah itu berjalan-jalan dengan Kyungsoo, ulangan mendadak yang diadakan setiap saat, ataupun momen di mana ia mengikuti kontes kecantikan.

Hari ini, dia tidak akan menulis tetapi lebih memilih untuk membaca postingan yang pernah dia tulis.


Pencariannya terhenti saat ia melihat sebuah postingan yang lebih panjang dari biasanya, dan Baekhyun mulai membacanya.



6 Mei 2011
Hari ini, usiaku bertambah 365 hari lagi tapi rasanya baru kemarin aku dilahirkan. Cukup banyak kejadian yang membuatku bisa kebih dewasa dari sebelumnya. Orang-orang yang kutemui juga sangatlah menyenangkan, seperti Kyungsoo dengan tatapan ban bulatnya ataupun Jongdae yang selalu membuatku berakhir di toilet setiap jam pelajaran terakhir akibat kejahilannya. Ingin rasanya aku mengirimi mereka surat cinta tapi tidak untuk satu ini.

Manusia idiot itu bernama Troll (tak ingin menyebutkan nama aslinya karena aku tahu dia sangat suka membaca postinganku :p). Bertubuh tinggi namun otaknya secuil upil. Susah berfikir dewasa meskipun kenyataannya kami berdua seumuran, aku delapan bulan lebih tua darinya, tetapi dia lebih tinggi setingkat dariku? Aku ragu sejauh mana kepintarannya.

Dia memang ideal untuk perempuan yang memiliki tinggi dan kecantikan sepertiku haha. Namun aku heran, kenapa harus sekarang dia membuatku harus menjadi sasarannya? Baru mengenalnya saja hari ini, namun mengapa dia bisa sekejam itu?

Dia membuatku jadi buah bibir sekolah akibat perlakuannya di luar batas kewajaran. Dia tidak membuatku babak belur atau apa, tetapi dia menjadikanku sebagai makhluk pemuas. Kau tahu kan maksudnya? Kedengarannya tidak masuk akal tapi ya mau dikata apa lagi. Dia melakukan itu di dalam toilet pria sebagai kado yang tak terlupakan.

Tapi, jika dilakukan di toilet pria, namun siapa yang menyebarluaskan kejadian ini hanya dengan sekali kedip?

Baru kali ini aku menemukan sosok yang lebih memalukan daripada Kris hyung, ketua basket yang selalu berkata bahwa tidak ada yang cocok dengannya.

Kenapa juga harus aku yang harus dipilihnya? Masih banyak siswi yang lebih cantik dariku yang cocok jadi korbannya. Namun nasi telah menjadi bubur, biarkanlah ini berlalu. Sudahlah, aku ingin tidur. Happy birthday untuk Baby Baekhyun ini ya, jangan lupa kadonya o//

NB: Troll, kau harus tanggung jawab atas semua ini ㅋㅋ


Ujian masuk universitas telah tiba. Sosok mungil Baekhyun memasuki universitas yang ia bahas dahulu, dengan map yang berisikan daftar nilai dan catatan akademik hingga non-akademik ia melangkahkan kaki di sana. Baekhyun tergolong orang ramah, selalu menyapa siapa saja yang ia lewati, termasuk calon seniornya. 

Dia tidak kesulitan mencari ruangan tes yang ia akan tempati selama beberapa jam.

Lima belas menit sebelum ujian dilaksanakan membuat Baekhyun sedikit kebingungan. Ia merasakan ada sesuatu hal yang mengganjal darinya. Ia menoleh ke segala arah, tak ada yang dapat ia temukan.

'Apa lagi yang kurang?'
'Sepertinya semua perlengkapan ujian telah aku kemas semalam'

Dalam waktu yang tak lama saat pengawas yang membawa soal ujian di dalam ruangan, Baekhyun menyadari..

.

.

.

Bahwa Kyungsoo tak berada di sampingnya.

0 comments: